Rabu, 31 Maret 2010
Laga hidup mati melawan Persija Jakarta yang sempat terancam batal akhirnya bisa digelar di Stasion Brawijaya, setelah aparat kepolisian bersedia mengeluarkan izin pelaksanaan pertandingan.
Ijin untuk laga Persik vs Persija dikeluarkan pada Selasa (30/3/2010) petang, setelah aparat kepolisian dan Panitia Pelaksana Pertandingan mengadakan perundingan. Mapolresta Kediri mengijinkan laga tersebut setelah mendapatkan kepastian dari Mapolwil Kediri, tidak wajib mengirimkan personil untuk pengamanan kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Blitar dan Tulungagung.
Sebelumnya polisi menahan pengeluaran ijin dengan alasan keterbatasan personil, yang diakui terjadi karena bersamaan dengan kedatangan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kunjungan kerjanya.
"Kebetulan kami diijinkan untuk tidak mengirimkan personil dalam pengamanan kunjungan Pak Presiden, jadi pertandingan besok tetap bisa digelar seperti biasa," ungkap Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan, saat dikonfirmasi detiksport melalui telepon selulernya.
Rastra juga mengungkapkan, pihaknya akan mengerahkan kekuatan penuh untuk mengamankan pertandingan Persik vs Persija, Rabu (31/3/2010) besok. "Seperti biasa, 2 per 3 perkuatan personil akan kami kerahkan. Teknisnya juga tetap ada terbuka dan tertutup, dan ada pengamanan di dalam serta diluar stadion," imbuhnya.
Mengenai kedatangan suporter Jakmania, Rastra juga mengaku tetap mengijinkannya, setelah sebelumnya menyampaikan penolakan. Ini diakui didasarkan pada kesanggupan kelompok suporter tersebut untuk tertib selama berada di Kediri.
